021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Konsultan HKI Terdaftar : Pengertian, Tugas dan Manfaat

Ketika Anda sedang ingin mendaftarkan HAKI baik berupa merek dagang akan suatu produk barang ataupun jasa, maka tidak ada salahnya untuk menggunakan jasa konsultan HKI Terdaftar. Di dalam artikel ini nanti akan dibahas lebih jelas terkait dengan pengertian konsultan HKI terdaftar beserta peran, hak, dan juga kewajibannya.

Pengertian Konsultan HKI

Pengertian Konsultan HKI

Konsultan HKI adalah orang yang mempunyai keahlian pada bidang HAKI dan tentunya secara khusus akan memberikan jasa di bidang kepengurusan dan juga pengajuan permohonan merek, desain, paten, dan lain sebagainya yang diperoleh dengan melalui berbagai pelatihan terkait dengan HAKI.

Bahkan konsultan telah disumpah dan juga diangkat oleh negara supaya bisa bertugas untuk dapat memberikan pelayanan di dalam memperoleh HAKI. Paling tidak konsultan HKI mempunyai latar belakang S1 di semua bidang ilmu dan telah lulus dari pelatihan kekayaan intelektual di mana diselenggarakan oleh lembaga yang terjamin dan sudah diakui negara.

Konsultan HKI mempunyai tugas untuk mewakili dan juga mendampingi pemohon di dalam memperoleh HAKI di dalam maupun di luar negeri, Konsultan sendiri juga berperan sebagai sosialisasi hak kekayaan intelektual ke masyarakat dengan cara memberikan suatu pendampingan, edukasi, serta konsultasi terkait dengan HAKI.

Mengapa Harus Melalui Konsultan HKI Terdaftar

Mengapa Harus Melalui Konsultan HKI Terdaftar?

Alasan mengapa Anda harus melalui konsultan HKI terdaftar adalah supaya bisa mendiagnosis masalah HAKI Anda, kemudian mengedukasi, memberikan solusi, mewakili, dan juga mendampingi terkait dengan masalah tersebut. Dengan menggunakan layanan konsultan di dalam memperoleh HAKI tentunya akan membuat Anda tidak repot, hemat waktu, hemat tenaga, dan juga mudah.

Bahkan konsultan juga mempunyai peran menjadi sebagai representatif atau perwakilan dari pihak pemohon yang dia merupakan warga negara asing. Di Indonesia sendiri mewajibkan pemohon WNA untuk dapat menunjuk konsultan HKI terdaftar supaya dapat mewakilinya di dalam memperoleh HAKI di Indonesia.

Jika kita berbicara tentang sebuah produk, pastinya tidak akan lepas dari merek yang sudah menempel kepadanya. Seorang pebisnis harus sesegera mungkin untuk mematenkan brand yang dimilikinya supaya dapat dipakai secara legal.

Merek ini umumnya akan berupa simbol, tanda, nama, desain maupun gabungan dari semua itu. Brand milik sendiri memiliki peran yang sangat penting untuk produk maupun jasa.

Apa Itu HKI

Apa Itu HKI ?

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah suatu hak agar bisa menikmati secara ekonomis hasil yang berasal dari kreativitas intelektual. Pada dasarnya konsep yang berkaitan dengan HKI itu bersumber dari pemikiran jika karya intelektual yang sudah diciptakan atau dihasilkan oleh manusia itu membutuhkan pengorbanan tenaga, waktu dan biaya.

Berdasarkan dari pengertian tersebut maka harus ada penghargaan dari hasil karya yang sudah dihasilkan yaitu perlindungan hukum untuk kekayaan intelektual. Tujuan dari semua itu adalah untuk mendorong, mengembangkan semangat agar terus bisa berkarya dan mencipta sesuatu.

Objek yang nantinya mendapatkan perlindungan hukum yang sudah diatur dalam HKI adalah berbagai karya yang ada dan lahir karena kemampuan intelektual dari manusia.

Sejarah Hak Kekayaan Intelektual

Sebagai bagian dari dampak terjadinya globalisasi dan juga liberasi dalam perdagangan, pembangunan dalam bidang industri dan juga perdagangan yang ada di Indonesia dihadapkan pada sebuah tantangan berupa persaingan yang kian tajam. maka pergerakan dalam perdagangan dunia akan semakin cepat dan juga dinamis.

HKI ini bukan hanya sekedar permasalahan secara teknis dalam hukum tetapi juga berkaitan dengan kepentingan ekonomi. Pelanggaran dalam HKI selain bisa memberikan kerugian untuk negara, pencipta, masyarakat tetapi juga akan memberikan dampak kepada hubungan ekonomi, hukum, sosial dan budaya, bahkan bisa menimbulkan ketegangan politik antara negara nantinya.

Banyak sekali kasus yang berkaitan dengan sengketa perdagangan yang dilaporkan karena sudah melanggar hukum.
Selain permasalahan yang sudah ada pada ketentuan tersebut memiliki kecenderungan terhadap negara-negara maju yang menggunakan kebijakan unilateral dan praktek-praktek dalam perdagangan yang mempunyai sifat anti persaingan untuk menghambat impor dan melakukan perlindungan domestik dengan tidak wajarnya.

Hal tersebut dilakukan dengan cara mengaitkan antara perdagangan dan berbagai masalah yang lainnya. Banyak sekali kasus HKI terutama dalam pelanggaran Hak Cipta yang menjadi salah satu alasan untuk beberapa negara menghentikan fasilitas sistem preferensi umum, yang mengakibatkan terhambatnya produk ekspor milik Indonesia.

Manfaat Hak Kekayaan Intelektual Wajib Diketahui

Manfaat Hak Kekayaan Intelektual Wajib Diketahui

Sebelum kita mencari tahu manfaat Konsultan HKI terdaftar terlebih dahulu kenali apa saja manfaat dari adanya HKI ini, antara lain :

1.Bagi dunia usaha, adanya perlindungan kepada penyalahgunaan maupun pemalsuan dari berbagai kekayaan intelektual yang dimiliki oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ada di dalam negeri atau di luar negeri. Perusahaan yang sudah dibangun akan memberikan kesan yang positif dalam persaingan jika mempunyai perlindungan hukum pada bidang HKI.

2. Bagi para inventor bisa memberikan jaminan dan juga kepastian secara hukum baik itu secara individu atau kelompok sehingga akan terhindar dari kerugian yang disebabkan dari pemalsuan dan perbuatan curang pihak yang lainnya.

3. Untuk pemerintah, dengan adanya citra yang positif pemerintah yang menerapkan hak kekayaan intelektual untuk penerimaan devisa yang didapatkan dari pendaftaran HKI.

4. Mempunyai kepastian secara hukum untuk para pemegang hak di dalam menjalankan usahanya tanpa harus diganggu dengan pihak lainnya.

5. Pemilik hak bisa memberikan upaya hukum baik secara perdata maupun pidana jika nantinya ada sebuah pelanggaran atau peniruan.

6. Pemegang hak bisa memberikan izin maupun lisensi kepada pihak lain.

Landasan Hukum dari Hak Kekayaan intelektual (HKI)HKI ini juga diatur dalam peraturan perundang-undangan Republik Indonesia antara lain adalah :

1. UU No.7 tahun 1994 tentang persetujuan pembentukan organisasi Perdagangan dunia.
2. UU No.19 tahun 2002 berkaitan dengan Hak Cipta
3. UU No.32 tahun 2000 tentang desain tata letak. Sirkuit terpadu.
4. UU No. 14 tahun 2001 berhubungan dengan paten.
5. UU No. 31 tahun 2000 tentang desain Industri.
6. UU No. 29 tahun 2000 perlindungan varietas tanaman
7. UU No. 30 tahun 2000 berkaitan dengan rahasia dagang.
8. UU. No. 15 tahun 2001 berkaitan tentang merek.

Manfaat Menggunakan Konsultan HKI Terdaftar

Manfaat Menggunakan Konsultan HKI Terdaftar

Pada dasarnya melakukan kepengurusan merek bisa langsung melalui konsultan HKI terdaftar. Apabila nanti dari pihak DJKI mengirimkan surat kekurangan untuk persyaratannya dalam kepengurusan merek tersebut, atau akan memberikan surat penolakan dalam kepengurusan merek, maka akan langsung ditangani oleh konsultan HKI terdaftar.

Mengingat pentingnya peran yang dimiliki oleh konsultan ini, maka harus melakukan pemilihan dengan benar supaya nantinya tidak akan terjadi kesalahan pada saat di tengah-tengah perjalanan ketika melakukan kepengurusan.

Hak dan Tugas Konsultan HKI

Hak dan Tugas Konsultan HKI Terdaftar

Konsultan HKI terdaftar memiliki hak dan tugas yang harus dijalankan, antara lain adalah :

1. Memiliki hak untuk mendampingi, dan atau membantu kepentingan dari pihak pengguna jasa untuk dapat mengajukan dan mengurus permohonan di bidang HKI kepada Direktorat Jenderal.

2. Mempunyai hak dalam memperoleh imbalan maupun jasa yang sudah diberikan kepada penggunaan jasa tersebut.

3. Hak untuk memberikan perwakilan, mendampingi dan atau membantu sebagaimana yang sudah dimaksudkan dalam ayat pertama wajib menyertakan surat kuasa.

4. Konsultan HKI terdaftar memiliki kewajiban :

a. Menaati peraturan dalam perundang-undangan pada bidang HKI dan juga ketentuan hukum yang lainnya.

b. Melindungi kepentingan dari penggunaan jasa, dengan cara menjaga kerahasiaan berbagai informasi yang terkait dengan permohonan HKI yang sudah dikuasakan kepadanya.

c. Memberikan layanan konsultasi dan juga sosialisasi dalam bidang HKI, termasuk tata cara dalam permohonan dan pengajuan pada bidang HKI.

Macam – macam HKI

Macam – macam HKI

Secara garis besar HKI dibagi menjadi ke dalam dua macam, yaitu Hak Kekayaan Industri dan Hak Cipta. Namun dikutip pada halaman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, HKI dibagi ke dalam 7 macam antara lain :

1. Rahasia Dagang

Informasi yang tidak akan diketahui orang umum dalam bidang teknologi maupun bisnis. Rahasia dagang mempunyai nilai ekonomis karena bermanfaat di dalam aktivitas usaha. Kategori rahasia dagang yang wajib untuk dicatatkan pada Ditjen Kekayaan Intelektual adalah sebuah data yang menit sifat administratif dari mulai dokumen pengalihan hak dan tidak mencakup substansi rahasia dagang yang sudah di perjanjian.

Rahasia dagang itu nantinya akan diberikan perlindungan jika memiliki sifat rahasia dan mempunyai nilai ekonomis yang sudah ditulis dalam UU No.30 Tahun 2000 berkaitan dengan Rahasia Dagang.

Perlindungan rahasia dagang tidak memiliki ketentuan yang membatasinya tentang jangka waktu berlakunya untuk perlindungan rahasia dagang, yaitu selama pemiliknya tetap merahasiakan dan melaksanakan usahanya untuk dapat melindungi kerahasiaannya maka dalam waktu itu berlaku perlindungan hukum.

2. Hak Cipta

Hak eksklusif pencipta yang akan timbul secara otomatis yang berdasarkan dengan prinsip deklaratif setelah sebuah penciptaan diwujudkan ke dalam bentuk yang nyata tanpa adanya pengurangan pembatasan sesuai dengan ketetapan UU yang sudah berlaku. Hak cipta umumnya akan berlaku untuk beberapa macam karya, misalnya lagu, lukisan, film dan lain sebagainya yang tertuang dalam UU No.28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Hak cipta tidak membutuhkan pendaftaran tetapi bersifat otomatis, walaupun seperti itu tetap dianjurkan kepada pencipta maupun yang memiliki Hai cipta tersebut untuk mendaftarkan ciptaannya. Surat pendaftaran untuk hak cipta ini bisa dijadikan sebagai alat bukti di pengadilan jika suatu saat timbul sebuah sengketa pada kemudian hari terhadap ciptaannya tersebut.

3. Desain Tata Letak dan Sirkuit Terpadu

Hak desain dari tata letak sirkuit terpadu merupakan hak eksklusif yang akan diberikan oleh negara terhadap pembuatan desain dari hasil kreasinya untuk waktu tertentu melaksanakan secara mandiri atau memberikan persetujuan kepada pihak yang lainnya supaya dapat melaksanakan hak tersebut.

4. Hak Paten

Hak eksklusif yang diberikan oleh negara terhadap inventor atas hasil dari invensinya di dalam bidang teknologi pada kurun waktu tertentu untuk melaksanakan sendiri invensinya maupun memberikan persetujuan terhadap pihak lainnya untuk menjalankannya.

5. Indikasi Geografis

Sebuah tanda yang akan menunjukkan daerah asal suatu barang atau produk yang disebabkan dari faktor lingkungan secara geografis termasuk faktor alam, faktor manusia maut kombinasi yang berasal dari kedua faktor tersebut, memberikan reputasi, kualitas, karakteristik yang tertentu pada barang atau produk yang nantinya dihasilkan.

6. Desain Industri

Sebuah kreasi yang akan berkait dengan bentuk, konfigurasi, maupun komposisi garis atau warna maupun garis dan warna, bisa juga gabungan dari padanya yang mempunyai bentuk 3 dimensi atau 2 dimensi yang akan memberikan kesan estetis dan bisa diwujudkan ke dalam 3 pola dimensi atau 2 dimensi beserta dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah barang, produk, komoditas industri dan juga kerajinan tangan.

7. Hak Merek

Suatu tanda yang bisa ditampilkan secara grafis berupa sebuah logo, gambar, kata, nama, huruf, susunan warna, angka, ke dalam bentuk 2 dimensi atau 3 dimensi, hologram, warna, suara atau kombinasi dari 3 unsur tersebut agar dapat membedakan barang dan jasa yang diproduksi oleh orang maupun badan hukum pada kegiatan perdagangan barang dan jasa.

Indonesia mengenal dan menganut asas konstitutif sebuah hak atas merek didapatkan atas pendaftaran, yang berarti pemegang hak merek tersebut adalah seseorang yang mendaftarkan untuk pertama kalinya pada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual.

Tips Memilih Konsultan HKI yang Terpercaya

Siapa saja yang mempunyai sebuah bisnis pastinya penting mengajukan mereka supaya bisa terdaftar di pangkalan Data Ditjen HKI. Hal tersebut mempunyai tujuan untuk dapat melindungi mereka dari pihak yang lainnya yang nantinya ada niatan kurang baik.

Pengajuan merek ini memang jauh lebih baik jika menggunakan jasa konsultan HKI yang sudah terpercaya. Karena mereka sudah berpengalaman, sehingga nantinya diajukan akan mempunyai peluang yang sangat besar agar dapat diterima. Berikut ini adalah beberapa tips memilih konsultan HKI yang harus diketahui agar bisa merasakan manfaatnya:

1. Mampu Menangani Proses dalam Pengajuan Merek dari Awal Hingga Akhir

Peran dari seorang konsultan HKI adalah melakukan pengajuan merek kepada pihak Ditjen Hak Kekayaan Intelektual dengan melewati serangkaian tahap. Oleh sebab itu, alangkah lebih baik konsultan HKI yang sudah kamu pilih dapat memberikan penanganan dari awal sampai akhir baik itu pengumpulan berbagai dokumen yang sudah dibutuhkan sampai merek tersebut benar-benar resmi terdaftar.

2. Memastikan Patuh Pada Kode Etik Profesi

Beberapa penjelasan yang akan berkaitan dengan kode etik tersebut antara lainnya adalah konsultan HKI tidak boleh menyampaikan berbagai informasi yang tidak benar maupun menjelekkan konsultan HKI yang lainnya, maupun menampilkan sebuah citra buruk dari profesi konsultan terhadap para calon konsumen yang nantinya akan diberikan bantuan.

Selain hal tersebut harus bisa memastikan jika konsultan HKI tidak akan menyatakan dirinya memiliki kemampuan yang bisa memberikan pengaruh terhadap para pegawai pemerintahan yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung.

Seorang konsultan HKI juga tidak akan diberikan kebenaran untuk memberikan jaminan keberhasilan dalam pengajuan merek tersebut mengingat hak tersebut memang sudah diputus akan dari Ditjen HKI. Namun, selama berada di tahapan yang dilalui sudah benar, maka besar sekali kemungkinannya jika pengajuan merek tersebut akan diterima.

3. Sudah mempunyai jam terbang yang tinggi

Pengalaman dari seorang konsultan HKI bisa dilihat dari jam terbang yang dimilikinya. Semakin banyak klien yang sudah dibantu sebelumnya, akan menandakan jika konsultan tersebut dapat diandalkan untuk proses dalam pengajuan merek yang akan kamu miliki.

Untuk pendaftaran hak kekayaan intelektual berupa merek, hak cipta dan desain industri silahkan hubungi konsultan HKI Terdaftar Patendo Whatsapp : 0853 5122 5081, terima kasih.

Bagikan :
There are currently no comments.