021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Apakah Hak Merek Itu?

Penjelasan Tentang Hak Merek
Bagi sebagian orang hak merek mungkin bukan lagi hal yang asing. Hak merek sering menjadi bahasan dan hal yang dianggap penting dalam menjalankan suatu bisnis.

Bagi Anda yang masih pemula dalam bisnis istilah hak merek masih terlalu asing untuk Anda. Padahal untuk membangun bisnis yang baik Anda harus paham betul tentang hak merek.

Hak Merek

1. Pengertian Hak Merek
Sebelum memahami tentang hak merek. Anda harus tahu dulu tentang arti merek. Pengertian tentang merek sudah dimuat dalam perundang-undangan. Undang-undang Nomor 15 tahun 2001 adalah undang-undang yang mengatur tentang merek.

Dalam undang-undang yang dimaksud dengan merek adalah suatu tanda yang bisa berupa nama, gambar, kata, huruf-huruf, susunan warna, angka-angka, atau gabungan dari unsur tersebut, yang mempunyai daya pembeda dan dipakai dalam kegiatan terkait perdagangan atau jasa.

Selanjutnya arti dari hak merek adalah suatu hak eksklusif penggunaan merek yang sudah diakui oleh negara, merek tersebut sudah termasuk dalam Daftar Umum Merek dan bisa digunakan sendiri oleh pemilik merek dalam batas waktu tertentu atau mengizinkan pihak lain untuk mempergunakannya.

Hak Merek Dagang

2. Hak Merek Sudah Diatur Undang-Undang
Adanya hak merek akan melindungi merek dagang atau jasa yang sudah didaftarkan pemilik merek. Merek yang sudah terdaftar dan mendapat hak merek secara hukum akan terlindungi dari tindakan pembajakan merek tersebut.

Dengan demikian pemilik merek akan terhindar dari persaingan bisnis yang tidak sehat. Semua hal terkait dengan hak merek sudah diatur oleh undang-undang.

Mulai dari perihal pelanggaran hak merek, pendaftaran, ketentuan hukum, dan lain sebagainya. Adanya pengaturan ini menjamin bahwa merek dagang atau jasa yang terdaftar sudah mendapat izin dari negara.

Demikianlah, penjelasan mengenai hak merek. Secara singkat hak merek merupakan suatu hak yang diberikan negara pada pemilik merek untuk menggunakan suatu nama merek tertentu. suatu merek baru bisa mendapat pengakuan negara jika sudah terdaftar.

Pengaturan mengenai hak merek sudah dicantumkan dalam undang-undang. Jadi, segala hal terkait dengan hak merek sudah mendapat payung hukum yang sah dan disetujui oleh negara.

Hak Merek sendiri telah diatur di dalam Undang-Undang, lebih tepatnya pada UU No. 15 tahun 2001, tentang merek. Bagi seseorang yang ingin mendapatkan hak bagi brand-nya, maka harus melakukan pendaftaran mereknya terlebih dahulu ke Direktorat Jendral HAKI Departemen Kehakiman.

Perlindungan hukum terhadap merek yang sudah didaftarkan tidak memiliki batasan waktu. Kenapa merek harus dilindungi? Karena merek dagang merupakan simbol atau logo dari suatu perusahaan.

Jika merek tersebut ditiru oleh orang yang tidak bertanggung jawab, tentu Anda akan mengalami kerugian. Merek atau brand adalah yang membedakan antara produk Anda dengan yang lain.

Hak Merek dan Hak Paten

Inilah Perbedaan Hak Merek dan Hak Paten

Dalam istilah sederhana, merek adalah nama atau simbol yang disosialisasikan dengan produk maupun jasa. Merek pun merupakan sebuah tanda, desain, simbol atau gabungan dari hal-hal tersebut. Kini, bagi pengusaha, hak merek pun telah dikenal sebagai hak atas kekayaan intelektualnya (HAKI).

Mungkin sebagian atau kebanyakan dari Anda telah mengenal sebuah istilah hak cipta dan hak paten. Beberapa diantaranya mungkin sudah mengenalnya secara detail. Keberadaan hak cipta maupun hak bagi brand ini memberikan perlindungan terhadap usaha Anda.

Tapi, sangat disayangkan bahwa saat ini banyak orang yang masih bingung dalam membedakannya. Umumnya, brand digunakan agar mampu mengidentifikasi sebuah produk maupun layanan.

Merek dagang pun meliputi beberapa macam hal, seperti logo, simbol, gambar yang menyertai produk maupun layanan tersebut.

Hak pada brand ini merupakan sebuah perlindungan yang dapat melindungi brand Anda secara hukum. Yaitu perlindungan untuk menggunakan hak eksklusif untuk menggunakan nama brand, atau tanda. Nantinya, Anda akan mendapatkan copyright yang menjadi hak hukum eksklusif.

Hal ini akan melindungi Anda jika ada yang menggandakan, mempublikasikan atau menjualnya, untuk segala sesuatu seperti buku, musik dan lainnya.

Pendaftaran Brand

Alasan Kenapa Perlunya Perlindungan Brand dan Pendaftaran Brand

Setiap perusahaan biasanya memiliki beberapa alasan kenapa dirinya melindungi merek yang dipasarkannya, dan berikut penjelasannya:

• Untuk melindungi reputasi bisnis.

• Untuk melindungi konsumen dari penipuan.

• Mampu memberikan hak eksklusif dengan potensi pasar yang kuat.

• Hak untuk upaya pengembalian investasi.

• Kesempatan untuk melakukan penjualan dan lisensi.

• Meningkatkan power dalam melakukan negosiasi.

• Memberikan gambaran positif bagi perusahaan.

• Memiliki kesempatan besar untuk bisa mendapatkan konsumen yang lebih banyak dari produk dan jasa.

Manfaat Melindungi Hak Merek

Manfaat Melindungi Hak Merek

Bagi perusahaan, baik yang bergerak dalam industri maupun jasa, sangat penting untuk melindungi brand-nya sendiri. Untuk Anda yang belum tahu manfaatnya, simak berikut penjelasan lengkapnya:

• Brand mampu meningkatkan penghasilan bagi perusahaan melalui penjualan, lisensi, komersial dari merek yang telah dilindungi.

• Brand mampu meningkatkan jaminan di mata institusi keuangan maupun investor.

• Asset brand mampu meningkatkan nilai perusahaan secara signifikan di dalam penjualan.

• Brand mampu meningkatkan daya saing yang saat ini kian sengit.

• Pendaftaran brand ini seakan menjadi payung hukum pada bisnis Anda.

Brand yang sudah besar, tentu tidak ingin mereknya diambil oleh orang lain.

Terlebih jika perusahaan tersebut sudah memiliki konsumen yang besar. Maka dari itu, daftarkan brand Anda sebagai perlindungan hukum.

pendaftaran merek

Perbedaan Hak merek dengan Hak Paten

Seperti yang telah kami jelaskan di atas, banyak orang yang masih keliru membedakan hak brand dengan hak paten. Hak paten biasanya digunakan sebagai salah satu upaya dalam melakukan pengembangan produk temuannya, untuk merebut pangsa pasar.

Dalam hak paten, terdapat 2 macam jenis istilah yang cukup populer, yaitu inventor dan invensi. Inventor adalah sebuah istilah yang mengarah kepada seseorang atau beberapa orang yang secara bersamaan bekerja untuk menuntaskan ide-idenya yang tertuang ke dalam kegiatan yang menghasilkan invensi.

Bagi seseorang atau mungkin Anda yang ingin mendapatkan sebuah hak paten atas temuan Anda. Maka negara tidak akan memberikannya begitu saja. Ada beberapa faktor yang wajib sekali diperhatikan.

Untuk hal ini, pemeriksa paten ialah seorang pejabat fungsional aparatur sipil negara, atau seorang ahli yang telah diangkat oleh menteri. Lalu kemudian orang tersebut diberi tugas dan wewenang untuk melakukan pemeriksaan.

Pemberian hak paten wajib diketahui oleh banyak orang. Pemberian ini biasanya dilakukan melalui media elektronik maupun non elektronik. Hak inilah yang memberi perlindungan bagi pemegang hak, di mana nantinya, akan ada larangan secara hukum pada pihak lain tanpa persetujuannya.

Pendaftaran Merek Dagang

Tahapan-Tahapan Pendaftaran Merek Dagang

Untuk Anda yang saat ini sedang menjalankan bisnis dan berencana mendaftarkan merek dagangnya, simak berikut tahapan-tahapan yang harus Anda ketahui.

1. Ketahui Persyaratan Pengajuan Permohonan
Sebelum Anda mendaftarkan merek Anda, ketahuilah beberapa persyaratannya sebagai berikut:

• Pemohon wajib mengisi biodata

• Siapkanlah 30 sampel contoh merek berukuran maksimal 9×9, dan minimal 2×2 cm.

• Siapkanlah daftar barang maupun jasa yang diberi merek.

• Surat pernyataan kepemilikan.

• Fotokopi KTP

• Fotokopi NPWP

• Surat kuasa

Setelah semua persyaratan tersebut siap, selanjutnya Anda bisa langsung mendaftarkannya.

Prosedur Pendaftaran merek

2. Prosedur Pendaftaran merek
Prosedur pendaftaran merek terbagi ke dalam dua bagian, yakni pengajuan merek yang dilakukan oleh pemohon dan melalui verifikasi oleh Ditjen HKI.

Anda akan diwajibkan untuk mengisi form pendaftaran brand dengan berbagai macam syarat lainnya yang wajib anda penuhi, beberapa diantaranya seperti:

• Surat keterangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

• Surat kuasa khusus

• Bukti pembayaran pendaftaran brand

• Etiket merek

• Bukti penerimaan permintaan pendaftaran brand

3. Pemeriksaan Subtansif dan formalitas

Selanjutnya, pemohon akan dilakukan pemeriksaan formalitas. Yang dilakukan pertama adalah memeriksa kelengkapan persyaratan registrasi brand milik pemohon.

Pastikanlah Anda sudah melengkapi semuanya sesuai dengan yang diminta oleh Ditjen HKI, jika persyaratan kurang lengkap, maka pihak yang bersangkutan akan meminta Anda untuk melengkapinya.

4. Pemeriksaan Ulang
Jika pemohon atau Anda mengajukannya keberatan, maka Ditjen HKI dapat mempertimbangkan kembali. Setelah itu, akan ada pemeriksaan ulang terhadap pemohon.

Pemeriksaan tersebut, biasanya akan diselesaikan dalam waktu yang cukup lama, yaitu hingga 2 bulan. Jika pada saat prosesnya berjalan lancar, tanpa ada masalah, Ditjen HKI akan segera memberikan sertifikat dalam waktu 30 hari.

Demikian penjelasan tentang hak merek lengkap dengan cara mendaftarnya. Dengan demikian, Anda pun kini bisa membedakan mana hak dari merek dan mana hak paten. Untuk Pendaftaran Hak Merek dagang Dengan Biaya Murah Silahkan Hubungi Patendo.

merek dagang

Apa Fungsi dari Hak Cipta? Berikut Ini Ulasannya

Fungsi Penting dari Hak Cipta

Hak cipta dapat Anda temukan dalam beragam karya mulai dari seni, buku, lukisan, musik, dan lain sebagainya. Hak cipta menjadi bagian yang penting dalam suatu karya.

Banyak negara di dunia menerapkan hak cipta untuk hampir semua hal. Hak cipta memegang peranan penting dalam menjaga keaslian dari suatu karya. Untuk lebih lengkapnya Anda bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.

1. Hak Atas Karya

Sebuah karya merupakan suatu hasil dari pemikiran, penciptaan, dan kreativitas. Hasil karya tidak boleh dipandang remeh. Hak cipta memastikan bahwa suatu karya akan menjadi hak dari penciptanya.

Karya yang sudah memiliki hak cipta akan diakui dan mendapat hak eksklusif dari negara. Karya tersebut akan dicatat oleh negara. Jadi, hasil karya tersebut secara penuh menjadi milik dari pencipta aslinya.

2. Pengaturan Perizinan

Hak cipta berfungsi dalam meregulasi ketentuan tentang hak pemilik atas karya yang dihasilkan dan penggunaannya. Karya yang mendapat hak cipta tidak bisa sembarangan digunakan oleh orang lain.

Orang lain yang bukan pemilik karya harus melakukan perizinan kepada pemilik karya. Ketentuan mengenai pemakaian dan perizinan juga sudah masuk dalam peraturan negara.

3. Perlindungan Atas Karya

Berbagi karya memang menjadi salah satu hal yang baik. Akan tetapi, banyak yang menyalahgunakan karya orang lain untuk meraup keuntungan untuk diri sendiri.

Tidak jarang, karya orang lain digunakan untuk suatu hal yang tidak benar sehingga berdampak buruk bagi pemilik karya. Hal ini tentu sangat merugikan bagi pemilik asli dari karya.

Fungsi dari hak cipta adalah melindungi hasil karya yang terdaftar dari tindakan penggunaan karya tanpa izin dari pemilik karya. Perlindungan tersebut bersifat hukum sehingga pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenai sanksi.

Adanya aturan dan ketentuan yang jelas mengenai penggunaan karya yang punya hak cipta, akan memberi rasa aman bagi para pemilik karya.

Fungsi dari hak cipta meliputi pemberian hak karya yang diakui oleh negara, memberi aturan tentang perizinan pemakaian karya, dan melindungi karya dari penyalahgunaan. Fungsi tersebut tentu sangat menguntungkan bagi orang-orang yang aktif berkarya.

Ingin Tahu Berapa Lama Masa Berlaku Hak Cipta? Simak Pemaparannya disini

hak cipta

Masa Berlaku dari Suatu Hak Cipta

Suatu karya yang sudah terdaftar dan mendapat hak cipta, akan tercatat oleh negara. Hak cipta tersebut akan melindungi karya dari pemakaian atau pemalsuan karya oleh orang lain.

Ketentuan tentang hak cipta sudah dipayungi hukum dan diatur oleh undang-undang. Anda mungkin penasaran berapa lama perlindungan hak cipta itu diberikan oleh negara? Untuk menjawab pertanyaan tersebut simak penjelasannya di bawah ini.

1. Perlindungan Selama 70 Tahun Setelah Pemilik Karya Meninggal Dunia
Dalam ketentuan perundangan ada karya yang dilindungi selama pemilik karya masih hidup dan tetap berlaku hingga 70 tahun semenjak pemilik karya meninggal.

Jika ada pemegang hak cipta dimiliki oleh dua orang atau lebih maka perlindungan berlangsung selama masa hidup pemilik karya yang terakhir meninggal. Kemudian perlindungan diteruskan selama 70 tahun setelah kematian pemilik terakhir.

Karya yang dilindungi dalam kurun waktu tersebut, diantaranya hasil karya tulis, alat peraga untuk pendidikan atau pengetahuan, ceramah, pidato, kuliah, musik, berbagai kesenian, karya seni, arsitektur, seni motif, dan peta.

2. Perlindungan 50 Tahun Semenjak Hak Cipta Karya Tersebut Diumumkan
Dalam ketentuan ini hak cipta yang terdaftar dan diumumkan akan mendapat masa berlaku hingga 50 tahun sejak pengumuman.

Hal yang sama berlaku untuk hak cipta bagi pemiliknya yang tidak diketahui akan dipegang oleh negara serta hak cipta lewat pengumuman tanpa pemilik yang jelas.

Khusus untuk karya seni yang bersifat terapan perlindungannya berlaku sampai 25 tahun sejak diumumkan. Untuk hak cipta karya seni budaya tradisional yang dipegang oleh negara, tidak ada batas waktunya.

Karya yang mendapat perlindungan dengan jangka waktu tersebut, yaitu potret, karya fotografi, permainan video, karya sinematografi, perwajahan untuk karya tulis, program komputer, hasil karya transformasi, hasil karya terkait seni budaya tradisional, kompilasi data, dan kompilasi seni budaya yang tradisional.

Masa berlaku dari suatu karya yang mendapat hak cipta sangat bergantung pada kepemilikan dan jenis karya yang dihasilkan. Perlindungannya ada yang diberikan bahkan setelah pemilik hak cipta meninggal, perlindungan ini hanya berlaku untuk karya tertentu saja.

Apa yang Dimaksud dengan Pelanggaran Hak Cipta? Simak Baik-Baik Penjelasannya Berikut Ini

daftar merek

Pembahasan Tentang Pelanggaran Hak Cipta

Hak cipta memberikan perlindungan bagi karya yang dihasilkan oleh seseorang. Tindakan yang melanggar hal terkait hak cipta akan mendapat suatu sanksi hukum yang diatur oleh undang-undang.

Perlindungan atas tindakan pelanggaran merupakan suatu bentuk penghargaan atas karya cipta dari pemilik dan termuat dalam hak-hak pemilik karya. Supaya Anda lebih jelas simak ulasannya berikut ini.

1. Bentuk Kegiatan yang Melanggar Hak Cipta
Ada tindakan tidak etis yang dilakukan orang terkait dengan hak cipta. Tindakan tersebut berupa menggunakan karya orang lain secara penuh atau sebagian tanpa mencantumkan sumber, termasuk dalam kegiatan plagiarisme.

Tindakan lainnya yakni menggandakan karya milik orang lain tanpa melakukan perubahan dari segi isi dan bentuk lalu diumumkan. Serta tindakan penggandaan yang bertujuan untuk mendapat keuntungan tanpa izin dari pemilik karya.

2. Kegiatan yang Tidak Melanggar Hak Cipta
Tindakan penggunaan, penggandaan, dan pengubahan karya orang lain ada yang tidak melanggar hak cipta apabila sumber disebutkan dengan lengkap dan untuk kepentingan tertentu.

Kepentingan yang diperbolehkan, yaitu penggunaan untuk kepentingan akademis yang wajar dan tidak merugikan pemilik karya, untuk keamanan dalam pemerintahan atau hukum, digunakan dalam ceramah untuk pendidikan serta pengetahuan, dan pementasan tanpa pungutan biaya.

3. Sanksi Pelanggaran Hak Cipta

Hak cipta mendapat payung hukum sehingga tindakan yang melanggar hak cipta akan mendapat sanksi sesuai hukum yang berlaku. Sanksi yang diberikan bisa berupa hukuman penjara atau denda, bisa juga keduanya. Semua bergantung dari tingkat pelanggaran dan bentuk dari pelanggaran yang dilakukan.

Hukuman penjara bagi pelanggar hak cipta ditetapkan minimal 1 tahun dan maksimal 10 tahun. Sedangkan untuk hukuman berupa denda, pelanggar bisa dikenai denda paling tidak ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Dengan adanya, pengaturan tentang sanksi hukuman bagi pelanggar hak cipta orang-orang yang melakukan tindakan non etis bisa dikenai sanksi.

haki

Tindakan melanggar hak cipta pada dasarnya cukup bervariasi. Tindakan pelanggaran hak cipta bisa dikenai hukuman sesuai dengan putusan peradilan, sesuai aturan yang berlaku dalam undang-undang. Tetapi ada pula tindakan tertentu yang diperbolehkan dengan batasan yang wajar. Untuk pendaftaran merek dan hak cipta silahkan hubungi Patendo segera.

Bagikan :
There are currently no comments.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.