021 2217 2410 0853 5122 5081
08.00 – 16.30 WIB cs@patendo.com

Hak Merek : Pengertian, Contoh, Prosedur

Apa Itu Hak Merek Pengertian Hak Merek

Hak merek adalah merupakan sebuah hak eksklusif yang diberikan secara legal kepada pemilik suatu produk dengan merek terdaftar dalam jangka waktu tertentu yang dapat digunakan secara pribadi ataupun diberikan kepada pihak lain yang telah diberikan izin dan kewenangan.

Adapun yang termasuk golongan merek dilindungi adalah tanda berupa logo, gambar, kata, huruf, angka, nama, susunan warna dalam bentuk dua dimensi ataupun tiga dimensi, hologram, suara serta dua atau lebih unsur yang ditujukan untuk membedakan suatu barang/jasa yang diperdagangkan.

Perlindungan Hak Merek di Indonesia

Perlindungan Hak Merek di Indonesia

Merek yang terdaftar atau sah harus wajib dilindungi oleh negara dengan adanya UU No. 15 Tahun 2001 dari berbagai pihak yang dapat merugikan. Bentuk perlindungan hak merek yang represif dapat dilakukan apabila telah terjadi pelanggaran merek yang telah didaftarkan dan diatur di dalam pasal 90 hingga pasal 95 dari UU No. 15 Tahun 2001.

Merek yang disebutkan di atas banyak sekali objeknya. Objek atas merek merupakan karya dari seseorang yang dapat berupa suatu tanda, baik itu berupa gambar, tulisan, maupun kombinasi dari gambar dan tulisan yang telah diciptakan dengan maksud untuk membedakan antara satu barang dengan barang lainnya yang sejenis.

Setiap merek akan memperlihatkan wujud reputasi dengan bernilai material, moral, maupun komersial.

Jangka Waktu Perlindungan Hak Merek

Jangka Waktu Perlindungan Hak Merek

Pasal 35 dari UU No. 20 Tahun 2016 telah mengatakan bahwa merek yang sudah didaftarkan akan mendapatkan perlindungan hukum dalam jangka waktu 10 tahun mulai dari tanggal penerimaan. Jangka waktu tersebut dapat dilakukan perpanjangan dalam jangka waktu perlindungan yang sama.

Permohonan perpanjangan yang dimaksud tersebut dapat diajukan secara non elektronik maupun elektronik oleh Anda selaku pemilik merek dalam jangka waktu 6 bulan sebelum masa berlakunya berakhir dan akan dikenai biaya perpanjangan.

Permohonan perpanjangan perlindungan hak merek juga masih bisa Anda lakukan dalam jangka waktu maksimal 6 bulan setelah masa berlakunya berakhir dan akan dikenai biaya perpanjangan beserta dendanya. Jadi, apabila Anda melakukan perpanjangan setelah melewati batas waktu yang ditentukan, maka akan dikenakan denda juga.

Tujuan dari adanya pengaturan batas waktu dari perlindungan merek yang sudah terdaftar dengan jangka waktu 10 tahun tersebut dan masih dapat dilakukan perpanjangan adalah agar dapat memastikan bahwa merek tersebut benar-benar digunakan pada jasa atau barang serta jasa atau barang tersebut masih diperdagangkan dan diproduksi.

Sebaliknya, UU Merek dan Indikasi Geografis tidak akan memberikan adanya perlindungan hukum dari merek-merek yang hanya didaftarkan saja tanpa mau untuk terus digunakan dalam perdagangan maupun produksi.

Cara Memperpanjang Masa Berlaku Hak Merek

Cara Memperpanjang Masa Berlaku Hak Merek

Berikut merupakan beberapa cara yang wajib Anda tahu sebelum melakukan perpanjangan hak merek, seperti:

1. Penuhi Persyaratan

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memenuhi dokumen-dokumen yang diprasyaratkan terlebih dahulu, seperti:

a. Etiket/Label Merek

b. Sertifikat Merek

c. Surat Pernyataan Pemakaian Merek

d. Surat Kuasa KI Bermaterai (Apabila Menggunakan KI)

Tata Cara Permohonan Perlindungan Hak Merek

Tata Cara Permohonan Perlindungan Hak Merek

Permohonan dari pendaftaran perlindungan hak merek akan dilakukan oleh pemohon maupun kuasanya kepada Menteri HAM dan Hukum dengan cara non elektronik maupun elektronik. Pertama-tama, Anda selaku pemohon atau kuasa Anda harus mengisi formulir terkait dengan permohonan merek dalam Bahasa Indonesia kepada Menteri HAM dan Hukum.

Formulir ini nantinya akan ditandatangani oleh Anda selaku pemohon maupun kuasa Anda dengan melampirkan hal-hal berikut ini:

1. Bukti dari pembayaran biaya.

2. Surat kuasa, apabila permohonan tersebut dilakukan dengan melalui kuasa.

3. Surat dari pernyataan kepemilikan merek yang nantinya dimohonkan pendaftarannya.

4. Bukti prioritas dan terjemahan dalam Bahasa Indonesia apabila Anda selaku pemohon menggunakan hak prioritas.

5. Label merek. Apabila mereknya berbentuk tiga dimensi, maka akan dilampirkan ke dalam bentuk karakteristik dari merek tersebut. Apabila mereknya berbentuk suara, maka label merek akan dilampirkan ke dalam bentuk rekaman suara maupun bentuk notasi.

Apabila permohonan perlindungan hak merek diajukan lebih dari satu orang pemohon yang secara bersama berhak akan merek yang didaftarkan tersebut, maka jangan lupa agar mencantumkan nama dari semua pemohon dengan memilih salah satu alamat yang digunakan sebagai alamat dari pemohon.

Tak lupa agar permohonan tersebut ditanda tangani oleh salah satu perwakilan dari pemohon yang berhak atas merek tersebut dengan mencantumkan lampiran persetujuan tertulis oleh para pemohon lainnya.

Tahap kedua adalah pengumuman dari permohonan pendaftaran merek yang dimuat di dalam Berita Resmi Merek dan akan berlangsung dalam jangka waktu dua bulan. Tahap ketiga adalah penerbitan sertifikat merek.

Apabila tidak terdapat masalah yang ditimbulkan dari permohonan pendaftaran merek dan telah lolos pemeriksaan substantif, maka merek yang telah didaftarkan tersebut sudah resmi terdaftar.

Itulah beberapa informasi terkait dengan perlindungan hak merek yang dapat Anda ketahui sebelum melakukan pendaftaran. Pastikan untuk mencari informasi terlebih dahulu sebelum Anda melakukan pendaftaran.

Prosedur Pendaftaran Hak Merek Lewat Konsultan HKI

Prosedur Pendaftaran Hak Merek Lewat Konsultan HKI

Sebelum mendaftarkan merek anda, ada baiknya anda pahami produk apa saja yang bisa didaftarkan, sesuai dengan prosedur pendaftaran Hak Merek lewat konsultan HKI.

Merek yang bisa didaftarkan adalah merek yang dipakai dalam perdagangan barang dan/atau jasa, dan harus memiliki perbedaan dengan merek lain yang berada dalam satu bidang atau sejenis. Terlebih perbedaan terebut harus dapat ditampakkan secara nyata seperti :

a. Bentuk dua dimensi dan/atau tiga dimensi :

– Kata;

– Huruf;

– Angka;

– Logo;

– Susunan warna;

– Gambar;

– Nama;

b. Hologram;

c. Suara; atau

d. Perpaduan dari dua atau lebih unsur-unsur di atas.

Untuk merek yang terdaftar sebagai hak merek, kemudian menjadi nama generik, pengajuan merek dapat dilakukan dengan memakai nama generik tersebut, selama ada unsur pembeda yang dapat dilakukan dengan menambahkan kata.

Berikut adalah Prosedur pengajuan hak merek. Pendaftaran dapat diajukan langsung oleh si pemilik merek, atau menggunakan surat kuasa dan didaftarkan melalui Konsultan Kekayaan Intelektual. Yang perlu dilampirkan dalam mendaftarkan Hak Merek :

1. Identitas pendaftar, badan usaha atau perseorangan

2. Label/Etiket/Logo Merek

3. Bukti prioritas jika didaftarkan dengan hak prioritas

4. Surat Kuasa, apabila didaftarkan melalui konsultan kekayaan intelektual

5. Pembayaran biaya pendaftaran

Sesuai dengan prosedur pendaftaran hak merek lewat konsultan HKI, berikut ini adalah proses pendaftaran hak merek :

1. Pemohon atau konsultannya mengisi formulir pendaftaran, dengan melampirkan kelima berkas yang sudah tertera di atas, kemudian mengajukannya ke Menkumham (Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia).

2. Apabila sudah diterima, maka pendaftaran tersebut akan diperiksa Kembali.

3. Jika terdapat kekurangan kelengkapan berkas pendaftaran, maka pendaftar akan diberi tahu selambat-lambatnya 30 hari sejak tanggal diterimanya permohonan pendaftaran, kemudian si pendaftar atau konsultannya akan diberi waktu paling lambat dua bulan untuk melengkapi kekurangan berkas.

4. Jika dalam jangka waktu dua bulan tersebut pendaftar tidak melengkapi kekurangan berkas, maka pendaftaran dianggap ditarik kembali atau batal.

5. Permohonan yang dinilai telah memenuhi persyaratan, akan diberikan tanggal penerimaan, dan dalam jangka waktu 15 hari, pendaftaran merek tersebut akan memasuki proses pengumuman dalam berita resmi merek.

6. Selama dua bulan pendaftaran merek tersebut masuk tahap pengumuman, dalam rentang waktu ini setiap pihak yang merasa keberatan dengan diterimanya pengajuan merek tersebut dapat mengajukan keberatan tertulis kepada menkumham disertai dengan alasannya.

7. Alasan haruslah berkaitan dengan merek yang menurut UU MIG tidak bisa diterima atau harus ditolak. Dan dalam jangka waktu dua minggu atau 14 hari, salinan keberatan tersebut akan dikirimkan pada pendaftar merek.

8. Dalam waktu dua bulan, apabila pendaftar memiliki sanggahan terhadap keberatan yang diterimanya, maka ia berhak mengajukan sanggahan secara tertulis.

Setelah memahami prosedur pendaftaran hak merek lewat konsultan HKI, berikut ini adalah merek yang tidak dapat didaftarkan atau ditolak hak mereknya, meskipun sudah sesuai tata cara pendaftaran hak merek :

1. Merek tidak bisa didaftarkan apabila :

– Bertentangan dengan ideologi negara, moralitas, agama, kesusilaan, ketertiban umum atau peraturan perundang-undangan.

– Merupakan nama umum dan/atau lambang umum.

– Memiliki keterangan yang tidak sesuai dengan manfaat, kualitas atau khasiat dari produk dan/atau jasa yang ditawarkan.

– Tidak memiliki pembeda.

– Berkaitan dengan, sama dengan, atau hanya menyebutkan barang dan/atau jasa yang didaftarkan pendaftarannya.

– Memiliki unsur-unsur yang menyesatkan khalayak luas terkait asal, jenis, kualitas, ukuran, macam, dan tujuan penggunaan barang dan/atau jasa yang didaftarkan.

2. Pendaftaran merek akan ditolak apabila memiliki kesamaan pada dasarnya atau keseluruhannya pada :

– Indikasi geografis terdaftar.

– Terdapat merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis.

– Merek terdaftar milik pihak lain atau sudah didaftarkan terlebih dahulu oleh pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis.

– Merek terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa yang tidak sejenis tapi memenuhi persyaratan tertentu.

3. Pendaftaran ditolak apabila merek tersebut tidak memiliki persetujuan dari pihak berwenang :

– Menyerupai atau merupakan nama atau singkatan nama tokoh terkenal, foto, atau nama badan hukum yang menjadi kepemilikan orang lain.

– Menyerupai atau merupakan nama atau singkatan nama, simbol, lambang, emblem, atau bendera suatu negara, atau Lembaga nasional maupun Lembaga internasional.

– Menyerupai atau merupakan tanda cap atau stempel resmi yang dipergunakan oleh negara atau Lembaga pemerintahan.

4. Pendaftaran akan ditolak jika diajukan oleh pendaftar dengan itikad buruk.

Begitulah prosedur pendaftaran hak merek lewat konsultan HKI beserta persyaratan yang wajib anda penuhi sebelum mendaftarkan hak merek anda sebagai pelaku usaha.

Cara memilih jasa konsultan hak merek 

Cara memilih jasa konsultan hak merek :

1. Mempunyai Jam Terbang yang Tinggi

Pengalaman jasa konsultan hak merek bisa dilihat dari jam terbang yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang atau semakin banyak klien yang jasa konsultan bantu sebelumnya, maka menandakan jika jasa tersebut dapat untuk diandalkan sebagai proses pengajuan merek dagang produk Anda.

Tentunya akan berbeda antar konsultan yang profesional berpengalaman dengan konsultan yang masih baru dan mempunyai pengalaman lebih sedikit di bidang ini. Selain itu, jasa konsultan hak merek yang mempunyai portofolio lebih banyak punya keahlian yang lebih banyak di dalam selesaikan permasalahan yang ada.

2. Pastikan Jasa Konsultan Patuh pada Kode Etik Profesi

Tips memilih konsultan hak merek yang berikutnya adalah memastikan jasa konsultan patuh pada kode etik profesi jasa konsultan hak merek Indonesia yang berlaku. Misalnya saja, konsultan tak dibolehkan untuk sampaikan informasi menyesatkan ataupun menjelekkan jasa konsultan lainnya, serta tampilkan citra yang buruk profesi jasa konsultan hak merek ke calon klien.

Selain itu, pastikan jika jasa konsultan yang dipilih oleh Anda tak menyatakan diri punya kemampuan yang bisa untuk pengaruhi pegawai pemerintah yang terkait, baik secara langsung ataupun tidak.

Jasa konsultan hak merek pun tak dibenarkan berikan jaminan mengenai keberhasilan pengajuan atau pendaftaran merek, karena merupakan keputusan Ditjen HKI. Akan tetapi, selama tahapan-tahapan dilalui sudah benar, maka kemungkinan besar pengajuan atau pendaftaran merek diterima.

Nah, demikian beberapa tips memilih konsultan hak merek yang terbaik untuk pengajuan merek dagang produk bisnis Anda. Dengan Anda memilih jasa konsultan yang terpercaya seperti Patendo, maka pengajuan mereka jadi kian mudah.

Sebelum Anda gunakan jasa konsultan hak merek, pastinya Anda perlu untuk siapkan biaya yang diperlukan untuk pengajuan merek, serta syarat-syarat dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.

Ini Dia Beberapa Contoh Hak Merek

Hak merek merupakan hak yang diberikan kepada pemilik merek dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan kelas dan jenisnya. Dengan mendaftarkan hak merek, pedagang bisa mendapatkan hak menggunakan merek tersebut untuk berbagai kegiatan jual beli.

Orang lain yang ingin menggunakan nama merek tersebut harus mengurus izin yang disetujui oleh pemilik nama, untuk bisa menggunakan merek tersebut. Ada berbagai contoh hak merek yang kita jumpai sehari-hari:

Merek dagang sepatu

Ada berbagai merek sepatu yang bisa dijumpai di pasaran, seperti contoh Adidas dan Nike. Baik Adidas maupun Nike, masing-masing memiliki nama dan logo paten sehingga orang lain yang tidak memiliki kerja sama tidak bisa menduplikasi brand tersebut. Kedua merek tersebut merupakan contoh hak merek sepatu yang terkenal.

Merek dagang makanan

Salah satu merek makanan cepat saji yang juga mematenkan namanya yaitu Burger King. Merek ini memiliki nama, logo dan warna tertentu yang sudah dipatenkan sehingga nama ini tidak bisa digunakan oleh sembarang orang untuk membuka nama restoran. Contoh merek paten makanan cepat saji lainnya yaitu McDonald’s, KFC, Wendy’s, dan beberapa merek lainnya.

Merek dagang minuman

Contoh merek dagang minuman yang juga memiliki paten yaitu Coca-Cola. Brand ini merupakan salah satu merek soft drink ini telah berkembang di pasaran dan terdaftar resmi. Contoh merek lain yang masih bergabung dalam Coca Cola Company yaitu Sprite, Fanta, dan beberapa merek lainnya.

Merek handphone

Contoh hak merek dagang selanjutnya yaitu dari produk handphone. Salah satu merek handphone yang terkenal dan sering dijumpai yaitu brand Apple. Nama dan logo Apple yang telah terkenal dilindungi oleh hak merek dagang. Dengan begitu, tidak sembarang orang bisa menggunakan brand tersebut untuk produk atau jasa tanpa izin dari pihak Apple yang telah terdaftar.

Itulah beberapa contoh hak merek yang telah terdaftar. Anda harus memiliki ide kreatif untuk sebisa mungkin menciptakan merek. Ketika merek untuk barang atau jasa dari ide Anda sudah dimiliki, Anda bisa langsung mendaftarkannya supaya merek tidak bisa diambil oleh orang lain.

UU Hak Merek Terbaru

UU Hak Merek Terbaru

Merek adalah salah satu tanda yang bisa ditampilkan secara grafis. Baik gambar, logo, nama, kata, huruf, maupun angka yang dijadikan sebagai sebuah tanda. Di mana tanda ini nantinya digunakan untuk ciri khas dalam sebuah tempat, perusahaan atau kantor yang dibangun.

Pentingnya Sebuah Hak Merek dalam Bisnis

Dalam berbisnis, semua orang harus paham tentang UU Hak Merek terbaru. Adanya undang-undang bisa dijadikan alasan kuat dalam bidang hukum. Dasar hukum UU No. 20 Tahun 2016 tentang Merk dan Indikasi Geografis diatur dalam Pasal 5 ayat 1, Pasal 18A ayat 2, pasal 20, pasal 33. Ada juga Undang-Undang nomor 7 tahun 1994 tentang pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization.

Apa Isi UU Hak Merek Terbaru?

Di dalam UU Hak Merek terbaru, ada beberapa hal penting yang harus diketahui dalam pasal paling utama atau pasal 1 yang isinya adalah:

• Selain pengertian merek, ada juga merek dagang. Untuk merek dagang sendiri adalah merek yang digunakan untuk barang yang diperdagangkan maupun diperjual belikan.

• Hak atas merek sebagai hak eksklusif diberikan negara kepada seseorang atau suatu badan yang sudah terdaftar sebagai pemilik merk dalam kisaran waktu waktu tertentu.

• Indikasi Geografis adalah sebuah tanda yang digunakan untuk menunjukkan daerah asal suatu barang maupun produk yang diakibatkan oleh lingkungan geografis. Baik factor alam, factor manusia dan lain sebagainya.

• Permohonan adalah permintaan pendaftaran merek Geografis yang nantinya akan diajukan kepada Menteri.

Selain pasal 1 atau pasal paling utama yang harus diketahui oleh semua orang, ada beberapa pasal lain terkait UU Hak Merek terbaru. Diantaranya seperti lingkup merek, adanya permohonan permintaan merek, pemeriksaan kelengkapan persyaratan pendaftaran merek, pengumuman permohonan dan lain sebagainya. Patendo siap membantu dalam pendaftaran hak merek usaha anda, silahkan hubungi kami segera.

Bagikan :
There are currently no comments.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.